DPMPPA Gelar Serah Terima Simbolis Hasil Produk Masker Kegiatan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan Kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekalongan

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan anak melalui Lembaga Perlindungan terhadap Perempuan, Anak dan Remaja (LP-PAR) menggelar acara serah terima simbolis hasil produk masker Kegiatan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan kepada Walikota Pekalongan selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekalongan yang diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2020, bertempat di Ruang Jetayu JL. Mataram No.1 Pekalongan.

Kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 di Jawa Tengah mengalami peningkatan serta menimbulkan kerugian dan dampak secara ekonomi masyarakat termasuk kelompok rentan; Perempuan kepala keluarga, perempuan penyandang disabilitas, perempuan korban kekerasan, pekerja migrant Indonesia purna, ibu rumah tangga/perempuan dengan ODHA serta kader dan anggota PKK merupakan kelompok yang rentan terdampak pandemi Corona Virus Disease-19 sehingga perlu peningkatan produktivitas ekonomi agar tetap bisa berdaya dan produktif guna keberlangsungan ekonomi keluarga;

Dalam kondisi tersebut, Pemerintah  Provinsi Jawa Tengah melalui Anggaran Belanja Tidak Terduga di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan kegiatan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga dan Perempuan Rentan Lainnya Tahun 2020  yang merupakan pedoman atas pelaksanaan kegiatan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan kepala keluarga dan perempuan rentan lainnya Tahun 2020 dalam rangka mendukung program Jaring Pengaman Ekonomi penanganan masyarakat terdampak Corona Virus Disease 2019.

Kota Pekalongan menjadi salah satu Kota yang menerima manfaat program tersebut bagi 260 perempuan kepala keluarga dan perempuan rentan lainnya dan dibagi dalam 26 kelompok dengan masing-masing kelompok sebanyak 10 (sepuluh) orang. Adapun maksud dan tujuan kegiatan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan kepala keluarga dan perempuan rentan lainnya adalah untuk memberdayakan perempuan kepala keluarga dan perempuan rentan lainnya agar dimasa pandemi covid-19 ini masih tetap bisa berdaya untuk tetap produktif guna keberlangsungan ekonomi.

 Hasil produk masker dari data 260 perempuan kepala keluarga dan perempuan rentan lainnya berjumlah 39.000 (tiga puluh sembilan ribu) buah masker akan diserahkan kepada Walikota Pekalongan  selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekalongan.

Dan dalam rangka aksi Gerakan BERJARAK (Bersama Jaga Keluarga Kita) dan aksi “Jogo Tonggo” ,  serta dalam rangka persiapan  “New Normal” Proses Pembelajaran Kembali ke Sekolah  serta advokasi dan sosialisasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekalongan, maka hasil produk masker  akan didistribusikan dengan bobot 20% ke provinsi,  30% ke kelompok JPE (26 kelompok) dan 20% ke peserta didik.

Walikota Pekalongan, H. Saelany Mahfidz, S.E. mengajak untuk semua pihak mendukung semua upaya di semua bidang dalam rangka mencegah dan mengatasi dampak pandemi Covid-19  di Kota Pekalongan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak fisik dan memperhatikan lingkungan sekitar kita atau “Jogo Tonggo” dan berupaaya melakukan 10 Aksi Gerkan BERJARAK ( Bersama Jaga Keluarga Kita) yaitu :
  • AKSI #1 TETAP DI RUMAH
  • AKSI #2 HAK PEREMPUAN DAN ANAK TERPENUHI
  • AKSI #3 ALAT PERLINDUNGAN DIRI TERSEDIA
  • AKSI #4 JAGA DIRI, KELUARGA DAN LINGKUNGAN
  • AKSI #5 MEMBUAT TANDA PERINGATAN
  • AKSI #6 MENJAGA JARAK FISIK
  • AKSI #7 MENGAWASI KELUAR MASUK ORANG DAN BARANG. AKSI #8 MENYEBARKAN INFORMASI YANG BENAR.
  • AKSI #9 AKTIVASI MEDIA KOMUNIKASI ONLINE
  • AKSI #10 AKTIVASI RUMAH RUJUKAN
 
Saelany mengungkapkan bahwa 10 Aksi berjarak diatas sebaiknya dijalankan sebaik-baiknya. Sebab, apabila satu orang saja terinfeksi, ia bisa menularkannya ke ribuan orang lainnya. Lindungi diri kita agar tidak menjadi sang penyebar atau ikut tertular orang lain.